Duduk di tengah keramaian, dan menikmati kesendirianku.
Ya, aku menikmati kesendirianku.
Aku menikmati ketika harus berkatakata sendiri dalam hati.
Bertanya tanya tentang apa yg sedang aku alami.
Hidup.
Perjuangan.
Penantian,
Kekecewaan,
Dan tetap mengasihi.
Aku ini manusia, harusnya aku marah.
Harusnya aku berhenti untuk melakukan semua pengorbanan ini.
Mereka mengecewakanku.
Mereka mengkhianatiku.
Bahkan mereka mengejek dan menghinaku.
Tapi bagaimana mungkin....
Aku tidak bisa.
Aku terlalu mengasihi mereka.
Kadang aku benci memiliki rasa kasih yg begitu besar kepada mereka.
Namun, suatu saat..
Disaat aku sedang menyendiri di tengah keramaian,
Aku tersadar...
Itulah yg Yesus ingin aku lakukan.
#wwjd
“Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu. Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu. Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka. Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian. Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak. Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” (Lukas 6:27-36 TB)






